Halaman

Arsip Blog

Powered By Blogger

Rabu, 01 Februari 2012

E-STATEMENT PADA SMARTPHONE BLACKBERRY

Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisa dan membangun aplikasi pada smartphone BlackBerry untuk menanganipenerimaan tagihan dalam bentuk e-Statement, membangun aplikasi pada pihak server perusahaan untuk mengirimkaninformasi tagihan, membangun aplikasi pada pihak server third party sebagai perantara antara server perusahaan dengansmartphone BlackBerry dalam pengiriman tagihan, mengurangi waktu pemrosesan dan pengiriman tagihan sertamengurangi pemakaian kertas. Metode penelitian yang digunakan ialah metode analisis dan metode perancangan. Metodeanalisis meliputi survei atas sistem yang telah ada, melakukan wawancara dan menyebarkan kuesioner, mempelajaridokumen perusahaaan dan sistem yang telah ada, dan analisis terhadap hasil wawancara dan dokumen perusahaan.Metode perancangan yang digunakan adalah Object Oriented Analysis Design (OOAD) melalui pendekatan prosesrekayasa perangkat lunak model Waterfall dan menggunakan Unified Modeliing Language (UML), yaitu Use CaseDiagram, Class Diagram, Sequence Diagram, dan State Diagram, serta perancangan ERD. Hasil yang dicapai ialahsistem pengiriman tagihan yang menggunakan aplikasi mobile e-Statement pada smartphone BlackBerry. Simpulan yangdicapai ialah penerima tagihan dapat melihat seluruh tagihannya pada satu aplikasi, waktu pengiriman tagihan yang lebihcepat, menyediakan layanan pengiriman tagihan yang lebih cepat, mengurangi kelalaian pembayaran tagihan,memberikan kemudahan untuk melakukan complaint atas ketidaksesuaian informasi tagihan
Pada masa dewasa ini, pengiriman tagihanseperti tagihan kartu kredit, tagihan listrik (PLN),tagihan air (PAM), dan tagihan lainnya masihmenggunakan jasa kurir (via pos) atau dapat disebutsebagai sistem manual karena tagihan masihmenggunakan kertas tagihan yang dihasilkan olehsistem dan diberikan kepada kurir untuk diantarkanke alamat tagihan. Lamanya pengiriman pun adayang dalam beberapa hari saja sejak akhir bulanpemakaian dan bahkan ada tagihan yang tidaksampai ke pelanggan. Akibatnya pelanggan yangtidak mendapat tagihan pun lupa membayar karenatidak mendapat kiriman tagihan dan berdampakpelanggan dikenakan sanksi berupa denda ataupunsanksi lainnya. Pengiriman tagihan ini menggunakansangat banyak kertas dengan banyaknya pelanggandan banyaknya tagihan yang diterima setiappelanggan untuk setiap bulannya. Cara pengirimantagihan lainnya adalah pengiriman tagihan dalambentuk email. Tetapi masih sedikit perusahaan yangmenggunakan email untuk mengirimkan tagihankepada pelanggan dikarenakan alasan keamananataupun masalah dimana pelanggan melakukancomplaint bahwa pelanggan tidak menerima tagihanberupa email padahal perusahaan sudah melakukanpengiriman
Seiring dengan berkembangnya teknologikomunikasi, salah satu teknologi yang berkembangdengan pesat saat ini adalah teknologi Push-APIpada smartphone BlackBerry, maka akan lebihefisien jika tagihan dikirim menggunakan e-Statement yang dibangun pada smartphoneBlackBerry, dimana e-Statement adalah layananonline bagi pelanggan sehingga setiap pelanggandapat menerima tagihan tanpa menggunakan kertasdan proses pengiriman yang lebih cepatdibandingkan sistem yang manual

PEMBUATAN APLIKASI SIMULASI TICKETING DENGAN METODE TRANSAKSI E-PAYMENT VOUCHER PADA BIOSKOP XXI BERBASIS MOBILE APPLICATION CLIENT WIDGET

Menonton film di bioskop adalah hobi bagi sebagian warga kota metropolis. Namun menonton film box office yang harus didahului dengan antrean panjang dan ketidakpastian memperoleh tiket merupakan siksaan tersendiri bagi penghobi film. Fenomena tersebut mewakili banyak terjadi di dunia nyata. Dan untuk itulah diperlukan terobosan-terobosan baru yang dapat mengeliminasi atau meminimalkan kejadian tersebut.Saat ini teknologi telekomunikasi dan teknologi informasi telah berkonvergensi dan berkembang begitu pesat. Jumlah pengguna handphone dengan berbagai aplikasinya juga bertumbuh secara luar biasa. Teknologi handset pun juga tidak kalah berevolusi. Dalam penelitian ini dilakukan upaya menghadirkan alternatif pembelian tiket bioskop secara online (e-ticketing) dengan sistem e-voucher dan dilengkapi dengan berbagai macam fitur yang dapat memudahkan para pengguna handphone (khususnya smartphone). Oleh karenanya aplikasi ini dikembangkan berbasis mobile application client widget. Dan salah satu fitur yang akan melengkapi aplikasi ini adalah berupa rekomendasi gedung bioskop lain (yang memutar film yang sama), apabila tiket pada gedung yang dituju telah habis terjual. Dimana pencarian alternatif bioskop lain terdekat akan dilakukan menggunakan penggabungan algoritma Dijkstra dan metode Haversine. Dari hasil ujicoba yang dilakukan, telah terbukti dan berhasil dan efisien didalam melakukan transaksi secara mobile, memberikan anjuran lokasi bioskop terdekat secara akurat beserta jalur yang efektif untuk ditempuh.
Alt. Description
Watching the movie in cinema is a hobby for some metropolis people. But, watching box office movies that should be preceded by a long queue and it was a torture of uncertainty get a separate ticket for moviegoers. These phenomena represent a lot happening in the real world. And that’s necessary for new breakthroughs that can eliminate or minimize that incident. Nowadays telecommunications and information technology has developed so rapidly. The number of mobile phone user with various application is also growing tremendously. Handset technology also don’t fail to evolve. This research attempted to presenting an alternative purchase movie ticket online (e-ticketing) with e-voucher system and equipped with various features that can facilitate mobile phone user ( particularly smartphones). This application was developed based on mobile application client widget. And one feature of them, that will complete this application is to give recommendation of other cinemas (which play the same movie), if the ticket at the targeted building had been sold out. The alternative search of the nearest cinemas is using Dijkstra’s algorithm and Haversine method. The results of tests showed, this application proved successful and efficient in mobile transactions, provided advice in accurate location of the nearest cinema with an effective path to pursue.

INFORMASI TAMBAHAN

PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN APLIKASI FORUM ONLINE DAN SOCIAL NETWORKING PADA PERANGKAT MOBILE

   Setiap orang membutuhkan ber -komunikasi kepada sesama dan mendapatkaninformasi baik secara langsung maupun melaluimedia. Pertukaran dan persebaran informasi dapatterjadi dalam komunikasi, selain itu juga banyakorang dapat mendiskusikan berbagai macam hal didalamnya. Di era yang semakin modern inidukungan terhadap komunikasi semakin luaskarena adanya internet yang dapat menghubungkansetiap penggunanya di seluruh belahan bumi.Internet semakin mudah dan luas digunakan karenaperangkat mobile saat ini seperti handphone sudahmensupport jaringan internet baik melalui jaringantelephone (gprs, 3G, 3.5G, EVDO) maupunjaringan wireless local (wifi) yang lansungterhubung ke internet. Tugas akhir ini adalah kombinasi dariaplikasi forum online dan social networking yangdibangun dalam lingkungan python (PyS60).Forum online adalah sebuah sarana atau tempatdimana seseorang dapat membagi informasi danberdiskusi melalui media jaringan internet.Sedangkan social networking adalah sebuah wadahuntuk berinteraksi sosial, yang menyediakan ruangpribadi di mana pengguna dapat berbagi denganteman – temannya.Dalam uji coba yang telah dilakukan,hasilnya menunjukan bahwa performa networkingdari PyS60 masih kalah dibandingkan denganimplementasi pada bahasa C tetapi lebih baikperformanya dibandingkan aplikasi Opera Mobile

Komunikasi dapat dilakukan secaralangsung seperti halnya mengobrol berhadapansecara langsung ataupun melakukan panggilantelepon. Di era yang semakin modern inidukungan terhadap komunikasi semakin luaskarena adanyainternetyang dapatmenghubungkan setiap penggunanya diseluruh belahan bumi. Melalui internetseseorang dapat saling berkomnunikasiwalaupun belum mengenal satu sama lainnya. Media yang sering digunakan di internetadalah www (world wide web) di mana sudah banyak situs – situs yang menyediakan fasilitasuntuk berkomunikasi secara online melaluiforum – forum ataupun situs – situs yangmemberikan fasilitas pertemanan secara online/ social networking. Selain itu ada juga fasilitasemail yang di gunakan untuk berkirim pesanmelalui media internet. Di harapkan aplikasiyang dibangun ini dapat menjadi pilihanalternatif selain fasilitas yang di jabarkandiatas dalam berkomunikasi dan berinteraksidalam jaringan internet atau intranet
Semakin hari kemampuan dari perangkatmobile semakin meningkat, baik dalam darisegi hardware maupun dari segi software. Dimasa ini perangkat mobile dapat di sejajarkandengan perangkat komputer lainnya sepertipersonal computer (pc) atau laptop. Bahkanperangkat mobile saat ini muncul dengansebutan smartphone karena kecanggihanperangkat mobile saat ini. Pekerjaan yangdulunya hanya dapat di kerjakan dengankomputer sekarang dapat di kerjakan denganperangkat mobile, contohnya mengeditdokumen, browsing internet, membuat laporanbahkan sekarangpun dapat membuat programhanya dengan menggunakan handphone.Perangkathandphonesudah menjadikebutuhan yang mendasar, sehingga hampirsetiap orang memilikinya dan membawanyakemana pun ia pergi. Karena itulah aplikasi inidibuat berbasis mobile, sehingga di manapunseseorang berada dapat selalu terhubung kekomunitasnya untuk berinteraksi sosial

INFORMASI TAMBAHAN

APLIKASI MOBILE LEARNING BERBASIS MOODLE DAN MLE PADA PEMBELAJARAN KEDOKTERAN

Distance learning atau pendidikan jarak jauh telah dimulai pada awal abad ini. Perkembangan terbarudalam teknologi mobile semakin memungkinkan untuk mendukung pembelajaran di bergerak dan memanfaatkansituasi belajar spontan. Mobile Learning (m-Learning) adalah generasi berikutnya e-Learning dan berdasarkanpada perangkat mobile. Pada penelitian ini akan difokuskan pada aplikasi pembelajaran dibidang kedokteran,Dengan menggunakan Mobile Learning Engine (MLE) yang merupakan aplikasi multimediabased untuk ponseldan Mobile Interactive Learning Objects (MILOs) untuk aplikasi m-Learning terstruktur secara umum samadengan Learning Objects untuk e-Learning,sehingga pembelajaran dapat berlangsung dengan baik dan lancar
Pengertian pembelajaran atau learning adalahsuatu proses yang dilakukan siswa untuk mencapaisasaran belajarnya. Agar siswa dapat mencapaisasaran belajar secara optimal, maka siswa perlumenambah waktu belajar diluar kelas untukmembaca, menulis, diskusi dengan siswa lain,menyelesaikan soal-soal dan lain-lain. Berikutnyaskenario pembelajaran formal di kelas, banyakbelajar bersifat informal, terjadi di tempat-tempatyang tak terduga dan pada waktu yang tak terduga.E-learning adalah suatu kemajuan penting dalamsistem pendidikan modern. Oleh karena itu, metodedan isi e-learning membuat perubahan dan tantanganbaru dalam hal teknis dan sosial. Aspek baru inimuncul dari bagaimana orang berurusan denganinformasi, bagaimana mereka akan mendapatkankonten dalam situasi dan tempat belajar yangdiinginkan. Komunitas pembelajaran merupakanpendekatan baru dan terfokus pada aspek interaksiantar orang. Platform e-learning modern harusmencerminkan tantangan baru ini
idak seperti e-learning tradisional, sumber daya(computing resources) pada lingkungan mobilelearning sangat terbatas. Divais bergerak yangdigunakan sebagai media belajar memiliki beberapaketerbatasan, seperti catu daya, kapasitas penyimpan,pemroses,layartampilandansaranamasukan/keluaran. Di samping itu, divais bergerakmemiliki platform yang beragam, begitu pula denganplatform server yang dipakai sebagai sumber dayapembelajaran. Kenyataan ini menyebabkan sistemmobile learning harus dikembangkan secara khususdan dioptimalkan sedemikian rupa untuk dapatkompatibel pada divais yang beragam dan sumberdaya yang terbatas serta memiliki interoperabilitasyang tinggi (Riyanto, 2006).Perkembangan terbaru dalam teknologi mobilesemakin memungkinkan untuk mendukungpembelajaran mobile dan memanfaatkan situasibelajar spontan ini. Selain itu, teknologi mobilemenawarkankesempatanbaruuntukmengintegrasikan belajar spontan dalam skenariopembelajaran yang lebih formal. Sudah, kita melihatkecenderungan untuk menggunakan skenariopembelajaran blended dengan cara menggabungkanberbagai bentuk pembelajaran, dan mengintegrasikanberbagai cara untuk mengakses konten, misalnya,berbasis web, desktop, dan mobile (Goh, 2009
Pada penelitian ini akan difokuskan pada aplikasipembelajaran dibidang kedokteran, dikarenakanperkembangan yang cepat di dunia kedokteran sertamobilitas peserta didik yang tinggi. Untuk itudiperlukan solusi yang bagus dalam menyelesaikanpermasalahan ini. Salah satu solusi yang ditawarkanadalah dengan menggunakan mobile learning, Salahsatu strategi yang paling penting untuk mobilelearning berfokus pada pembelajaran yang dapatdilaksanakan dimana saja, komunikasi dalam dialog,dan konektivitas untuk memenuhi aspek-aspek komunitas dan platform belajar. Denganmenggunakan Mobile Learning Engine (MLE) yangmerupakan aplikasi multimediabased untuk ponseldan Mobile Interactive Learning Objects (MILOs)untuk aplikasi m-Learning terstruktur secara umumsama dengan Learning Objects untuk e-Learning,sehingga kelas virtual dapat dibangun dengan baikpada keadaan ini.

TERMINOLOGI JARINGAN

Klasifikasi Jaringan Komputer PDF Cetak E-mail


Terminologi jaringan
Jaringan Komputer (network) adalah suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer otonom. 2 buah komputer dikatakan membentuk suatu network bila keduanya dapat saling bertukar informasi.
Jaringan komputer dibagun dalam ukuran berbeda-beda bergantung pada kondisi dan kebutuhan dari yang menyelenggarakan. Seiring dengan perkembangan waktu teknologi jaringan juga berkembang dengan pesat sehingga ditemukan beragam tipe dan desain jaringan. Keanekaragaman ini memberikan kemungkinan pilihan dalam membangun jaringan sesuai dengan rancangan yang dikehendaki. Dalam perkembangan pengklasifikasian jaringan tidak cukup hanya didasarkan pada aspek jangkauan saja. Hal ini disebabkan adanya perkembangan yang sangat pesat dalam teknologi jaringan nirkabel, jaringan global, munculnya berbagai komunitas pengguna jaringan, maupun teknik pengelolaan data terdistribusi. Aspek- aspek yang mempengaruhi klasifikasi tersebut antara lain : Karakteristik data, karakteristik pengguna, sistem pengelolaan (admin), kepemilikan, dan jangkauan.
Adapun ciri-ciri jaringan komputer antara lain : 1) berbagi perangkat keras (hardware), 2) berbagi perangkat lunak (software), 3) berbagi saluran komunikasi (internet), 4) berbagi data dengan mudah, 5) mempermudah komunikasi antar pemakai jaringan.
Ada dua klasifikasi jaringan komputer yaitu dibedakan berdasarkan teknologi transmisi dan jarak. Teknologi transmisi secara garis besar ada dua jenis teknologi transmisi: 1) jaringan broadcast, 2) jaringan point to point Transmisi jarak adalah hal yang penting sebagai ukuran klasifikasi karena diperlukan teknik-teknik yang berbeda untuk jarak yang berbeda.
Tabel transmisi jarak
Jarak antar processor
Tempat processor
Jenis jaringan
0,1 m
Papan rangkaian
Data flow machine: komputer- komputer parallel, memiliki beberapa
unit fungsi yang semuanya bekerja untuk program yang sama
1 m
sistem
Multicomputer, sistem yang berkomunikasi dengan cara mengirim
pesan – pesanya melalui bus*pendek dan sangat cepat.
10 m
ruangan
Local Area Network (LAN)
100 m
gedung
Local Area Network (LAN)
1 km
kampus
Local Area Network (LAN)
10 km
kota
Metropolitan Area Network (MAN)
100 km
negara
Wide Area Network (WAN)
> 1000 km
benua
Wide Area Network (WAN)
1. Personal Area Network (PAN)
1.1 Merupakan titik akses ke berbagai perangkat pribadi seperti komputer, telpon, ponsel, televisi, sistem keamanan rumah yang berbasis komunikasi data personal, maupun perangkat komunikasi publik seperti internet.
1.2 Kontrol dilakukan dengan authoritas pribadi.
1.3 Data yang ditransmisikan juga bersifat khas dan personal karena digunakan untuk kepentingan pribadi.
1.4 Teknologi dan protokol yang digunakan antara lain Wireless Application Protocol (WAP), Wifi, Infrared, Bluetooth, dsb.
1.5 Jangkauannya bisa hanya beberapa meter saja, namun juga bisa ratusan hingga ribuan kilometer dengan memanfaatkan jaringan global.
2. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN) merupakan rancangan mendasar dalam jaringan komputer, secara fisik LAN dapat berupa dua komputer atau lebih yang dihubungkan melalui perantara / media bisa berupa kabel jaringan, komunikasi wireless atau nir kabel dan lain-lain, sehingga setiap titik komputer dapat saling berhubungan. LAN memungkinkan pengguna teknologi komputer dapat melakukan pengunaan secara bersama-sama (share), atas item-item dan resource-resourse yang terdapat pada tempat yang berlainan seperti file-file, printer, berkomunikasi melalui email, forum diskusi online, website, atau service-servive lainnya.
LAN didesain untuk kebutuhan dan kondisi berikut :
2.1 Beroperasi dalam area geografis yang terbatas ( pada sebuah bangunan kantor, kampus atatu jaringan rumah ).
2.2 Memberikan akses kepada pengguna melalui media dengan kecepatan yang tinggi
2.3 Menyajikan kontrol jaringan secara private di bawah kendali administrasi lokal.
2.4 Menyajikan konektivitas full time untuk servis-servis lo

3. Metropolitan Area Network (MAN)
MAN merupakan jenis jaringan untuk mentransmisikan data yang tidak lagi bersifat pribadi/institusi, melainkan data/informasi yang bersifat semipublik. Misalnya untuk layanan Video on Demand, TV Kabel, komunitas pendidikan, dsb. Hak akses user terhadap informasi yang berada di dalamnya dibatasi oleh berbagai persyaratan. MAN biasanya tidak dimiliki oleh suatu institusi, kecuali infrastrukturnya. Berbagai institusi bisa mengelola data dan transmisinya secara independen sesuai konten yang dikelolanya. Oleh sebab itu MAN juga tidak dikelola oleh satu sistem admin jaringan. Pengguna akhir (end user) MAN tidak selalu trusted dan tertentu, namun juga tidak selalu massal dan unidentified sehingga tidak setiap orang bisa mengakses dengan bebas. Radius jangkauan MAN sekitar 5 and 50 km, atau seluas kota. Protokol dan teknologi pada MAN hampir sama dengan LAN. Perbedaan terbesar terletak pada ukurannya yang lebih besar sehingga dapat dikatakan MAN merupakan LAN yang berukuran besar (Tane,1997)
4. Wide Area Network (WAN)
WAN merupakan jenis jaringan untuk mentransmisikan data yang bersifat publik, tidak bersifat pribadi/ institusi. Salah satu contoh jaringan ini adalah internet. Pengguna akhir (end user) tidak selalu trusted. Tidak ada batasan karakteristik user tertentu. Namun demi keamanan dan efektivitas pengelolaan dan pelayanan ke user beberapa penyedia layanan/informasi di jaringan global ini memerlukan identitas pengguna.
WAN tidak dimiliki oleh suatu institusi. Berbagai institusi bisa mengelola data dan transmisinya secara independen sesuai konten yang dikelolanya. Oleh sebab itu WAN juga tidak dikelola oleh satu sistem admin jaringan. Namun demi ketertiban, ada organisasi publik/ asosiasi yang mengaturnya bagi kepentingan bersama
seperti IEEE, InterNIC, APJII, dsb. Jarak antar simpul yang terhubung antara 100 km – 10.000 km (Tane 97). WAN sering dimanfaatkan oleh jenis jaringan lain untuk mentransmisikan data, al PAN, LAN, MAN, dan IPN. Dalam praktiknya terdapat dua LAN atau lebih milik satu perusahaan (yang saling mengkomunikasikan data perusahaan) dapat memanfaatkan jaringan global. Model seperti ini disebu Intranet. Selain itu banyak terminologi lain bagi jaringan- jaringan global seperti Outernet, Ekstranet, Internet Exchange, dsb.
5. Interplanet Network ( IPN )
IPN merupakan jaringan komunikasi antar- planet, satelit, asteroid, pesawat ruang angkasa robot, pesawat ruang angkasa berawak. Jaringan ini berupa backbone yang menghubungkan komunitas dan infrastruktur di entitas tersebut.
6. Keuntungan menggunakan jaringan komputer
6.1 Resource Sharing, dapat menggunakan sumberdaya yang ada secara bersama sama. Misal seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut berada didekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mangatasi masalah jarak.
6.2 Reliabilitas tinggi, dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya, semua file dapat disimpan atau dicopy ke dua, tiga atu lebih komputer yang terkoneksi ke jaringan. Sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan dimesin yang lain bisa digunakan.
6.3 Menghemat uang, Komputer berukutan kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer besar seperti mainframe memiliki kecapatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer kecil/pribadi. Akan tetap, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer-komputer pribadi.
6.4 Hardware sharing, Bagi pakai hardware secara bersama-sama. Dengan adanya fasilitas jaringan kemudian menggunakan alat yang bernama printer server. maka sebuah printer laser berwarna yang mahal sekali harganya dapat dipakai secara bersama-sama oleh 10 orang pegawai. Begitu pula halnya dengan scanner, Plotter, dan alat-alat lainnya.
6.5 Keamanan dan pengaturan data, komputer dalam sebuah lingkungan bisnis, dengan adanya jaringan tersebut memungkinkan seorang administrator untuk mengorganisasi data-data kantor yang paling penting. Dari pada setiap departemen menjadi terpisah-pisah dan data-datanya tercecer dimana-mana. Data penting tersebut dapat di manage dalam sebuah server back end untuk kemudian di replikasi atau dibackup sesuai kebijakan perusahaan. Begitu pula seorang admin akan dapat mengontrol data-data penting tersebut agar dapat diakses atau di edit oleh orang-orang yang berhak saja.
6.6 Ke-stabilan dan Peningkatan performa komputasi, Dalam kondisi tertentu, jaringan dapat digunakan untuk meningkatkan performa keseluruhandari aplikasi bisnis, dengan cara penugasan komputasi yang di distribusikankepada beberapa komputer yang ada dalam jaringan.

7. Kerugian menggunakan jaringan komputer :
7.1 Biaya yang tinggi kemudian semakin tinggi lagi. pembangunan jaringan meliputi berbagai aspek: pembelian hardware, software, biaya untuk konsultasi perencanaan jaringan, kemudian biaya untuk jasa pembangunan jaringan itu sendiri. Infestasi yang tinggi ini tentunya untuk perusahaan yang besar dengan kebutuhan akan jaringan yang tinggi. Sedangkanuntuk pengguna rumahan biaya ini relatif kecil dan dapat ditekan. Tetapi dari awal juga network harus dirancang sedemikian rupa sehingga tidak ada biaya overhead yang semakin membengkak karena misi untuk pemenuhan kebutuhan akan jaringan komputer ini.
7.2 Manajemen Perangkat keras Dan Administrasi sistem : Di suatu organisasi perusahaan yang telah memiliki sistem, administrasi ini dirasakan merupakan hal yang kecil, paling tidak apabila dibandingkan dengan besarnya biaya pekerjaan dan biaya yang dikeluarkan pada tahap implementasi. Akan tetapi hal ini merupakan tahapan yang paling penting. Karena Kesalahan pada point ini dapat mengakibatkan peninjauan ulang bahkan konstruksi ulang jaringan. Manajemen pemeliharaan ini bersifat berkelanjutan dan memerlukan seorang IT profesional, yang telah mengerti benar akan tugasnya. Atau paling tidak telah mengikuti training dan pelatihan jaringan yang bersifat khusus untuk kebutuhan kantornya.
7.3 Sharing file yang tidak diinginkan : With the good comes the bad, ini selalu merupakan hal yang umum berlaku (ambigu), kemudahan sharing file dalam jaringan yang ditujukan untuk dipakai oleh orang-orang tertentu, seringkali mengakibatkan bocornya sharing folder dan dapat dibaca pula oleh orang lain yang tidak berhak. Hal ini akan selalu terjadi apabila tidak diatur oleh administrator jaringan.
7.4 Aplikasi virus dan metode hacking : hal-hal ini selalu menjadi momok yang menakutkan bagi semua orang, mengakibatkan network down dan berhentinya pekerjaan. Permasalahan ini bersifat klasik karena system yang direncanakan secara tidak baik. Masalah ini akan dijelaskan lebih lanjut dalam bab keamanan jaringan.

Rabu, 27 Juli 2011

Mikrotik dan Web Proxynya

MikroTik RouterOS™, merupakan system operasi Linux base yang diperuntuk
kan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi
penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows application
(WinBox). Webbrowser serta via Remote Shell (telnet dan SSH). Selain
itu instalasi dapat dilakukan pada Standard computer PC. PC yang akan
dijadi kan router mikrotikpun tidak memerlukan resource yang cukup besar
untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan
beban yang besar ( network yang kompleks, routing yang rumit dll)
disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.

Fasilitas pada mikrotik antara lain sebagai berikut :
- Protokoll routing RIP, OSPF, BGP.
- Statefull firewall
- HotSpot for Plug-and-Play access
- remote winbox GUI admin

Lebih lengkap bisa dilihat di www.mikrotik.com.

Meskipun demikian Mikrotik bukanlah free software, artinya kita harus
membeli licensi terhadap segala fasiltas yang disediakan. Free trial
hanya untuk 24 jam saja. Kita bisa membeli software mikrotik dalam
bentuk CD yang diinstall pada Hard disk atau disk on module (DOM).
Jika kita membeli DOM tidak perlu install tetapi tinggal menancapkan
DOM pada slot IDE PC kita. 

Instalasi Mikrotik ada beberapa cara :
1. Instalasi melalui NetInstall via jaringan
2. Instalasi melalui Floppy disk
3. Instalasi melalui CD-ROM.

Kali ini kita akan membahasnya instalasi melalui CD-ROM. Untuk percobaan
ini silahkan download ISOnya di http://adminpreman.web.id/download

Langkah-langkah berikut adalah dasar-dasar setup mikrotik yang
dikonfigurasikan untuk jaringan sederhana sebagai PC Router/Gateway,
Web Proxy, DNS Server, DHCP, Firewall serta Bandwidth Management.
Konfigurasi ini dapat dimanfaatkan untuk membangun jaringan pada
Internet Cafe atau untuk Testing pada Laboratorium Pribadi.  

--[2.1]-- Topologi Jaringan

Topologi jaringan ini di anggap koneksi Internetnya melalui MODEM
xDSL (ADSL atau SDSL). Dengan catatan konfigurasi IP Publiknya
ditanam didalam MODEM, artinya perlu pula dipilih MODEM yang memiliki
fasilitas seperti Routing, Firewall, dan lain-lain. Semakin lengkap
semakin bagus, namun biasanya harga semakin mahal, yang patut
dipertimbangkan pilihlah MODEM yang memiliki fasilitas Firewall yang
bagus. 

Untuk MODEM SDSL, biasanya, IP dibawah NAT, artinya IP nya bukan IP
Publik langsung. Dan umumnya untuk MODEM ADSL, IP Publiknya langsung
ditanam di MODEM itu sendiri.

Saat ini kita anggap IP Publiknya di tanam di MODEM, dimana Interface
PPPoE nya sudah di konfigurasikan dan sudah bisa DIAL ke server RASnya.

Agar memudahkan konfigurasi, perlu dirancang topologi jaringan yang
dikonfigurasi. Sebagai contoh, skema dibawah ini:

(a) Skema Jaringan

              _(
o--+      ____|
   |     /    |  Telpon
   |   _/     -(
   +--[_] Splitter
       |
       |   +----+
       +---|    | Modem xDSL
           +--*-+
           (1)|             +---+
              |             |   |   (3)
              |             |  +|---------+
              |   +-----+   |  |. . . . . |
              |  a|     |   |  +--|-|-|-|-+
              +---|=====|   |     | | | |
                  |     |   |     | | | |
                  |     |---+     +-|-|-|--[client 1]
                  |     |b          +-|-|------------[client 2]
                  |     |             +-|----------------------[client 3]
                  L-----J               +--------[client n]
                    (2)

Keterangan skema
(1) = Modem xDSL (Ip Address : 192.168.1.1/24)
(2) = Mikrotik Box dengan 2 ethernet card yaitu a (publik) dan b (local)
(3) = Switch
      Untuk sambungan ke Client. Asumsi Client Jumlahnya 20 Client
      Range Ip Address : 192.168.0.0/27
      Alokasi Ip Client = 192.168.0.1-192.168.0.30
                          Ip Net ID    : 192.168.0.0/27
                          Ip Broadcast : 192.168.0.31/27

(b) Alokasi IP Address

[*] Mikrotik Box

    Keterangan Skema
    a = ethernet card 1 (Publik) -> Ip Address : 192.168.1.2/24
    b = ethernet card 2 (Local)  -> Ip Address : 192.168.0.30/27

    Gateway    : 192.168.1.1 (ke Modem)

[*] Client
    Client 1 - Client n, Ip Address : 192.168.0.n .... n (1-30) 

    Contoh:
    Client 6
    Ip Address : 192.168.0.6/27
    Gateway    : 192.168.0.30 (ke Mikrotik Box)

CATATAN :
Angka dibelakang Ip address ( /27) sama dengan nilai netmasknya
untuk angka (/27) nilainya sama dengan 255.255.255.224. 

Untuk Sub Netmask blok ip address Local kelas C, dapat diuraikan
sebagai berikut :

Subnetmask kelas C
-------------------
255.255.255.0   = 24 -> 254 mesin
     ..    .128 = 25 -> 128 mesin
     ..    .192 = 26 ->  64 mesin
     ..    .224 = 27 ->  32 mesin
     ..    .240 = 28 ->  16 mesin
     ..    .248 = 29 ->   8 mesin
     ..    .252 = 30 ->   4 mesin
     ..    .254 = 31 ->   2 mesin
     ..    .255 = 32 ->   1 mesin

--[2.2]-- Persiapan

- Untuk PC Router Siapkan PC, minimal Pentium I, RAM 64, HD 500M
atau pake flash memory 64 - Sebagai Web proxy, Siapkan PC, minimal
Pentium III 450Mhz, RAM 256 Mb, HD 20 Gb.  Melihat berapa minimum
RAM dan HD yang dibutuhkan untuk Cache Silahkan lihat
http://adminpreman.web.id/download/Rumus Web Proxy Mikrotik.xls

- Siapkan minimal 2 ethernet card, 1 ke arah luar/Internet dan 1
  lagi ke Network local
– Burn Source CD Mikrotik OS masukan ke CDROM.
- Versi mikrotik yang digunakan adalah Mikrotik RouterOS versi 2.9.27

--[3]-- Installasi Mikrotik Router
Setelah desain skema jaringan serta perangkat yang dibutuhkan telah
disiapkan, sekarang saatnya kita mulai proses instalasi ini.

--[3.1]-- Booting melalui CD-ROM

   Atur di BIOS agar, supaya boot lewat CD-ROM, kemudian tunggu beberapa
   saat di monitor akan muncul proses Instalasi.

-------------------------------------------------------------------------

ISOLINUX 2.08 2003-12-12 Copyrigth (C) 1994-2003 H. Peter Anvin
Loading linux..................
Loading initrd.rgz.............
Ready
Uncompressing Linux... Ok, booting the kernel

------------------------------------------------------------------------

--[3.2]-- Memilih paket software

   Setelah proses booting akan muncul menu pilihan software yang
   mau di install, pilih sesuai kebutuhan yang akan direncanakan.

   Paket yang tersedia di Mikrotik

   advanced-tools-2.9.27.npk
   arlan-2.9.27.npk
   dhcp-2.9.27.npk
   gps-2.9.27.npk
   hotspot-2.9.27.npk
   hotspot-fix-2.9.27.npk
   isdn-2.9.27.npk
   lcd-2.9.27.npk
   ntp-2.9.27.npk
   ppp-2.9.27.npk
   radiolan-2.9.27.npk
   routerboard-2.9.27.npk
   routing-2.9.27.npk
   routing-test-2.9.27.npk
   rstp-bridge-test-2.9.27.npk
   security-2.9.27.npk
   synchronous-2.9.27.npk
   system-2.9.27.npk
   telephony-2.9.27.npk
   ups-2.9.27.npk
   user-manager-2.9.27.npk
   web-proxy-2.9.27.npk
   webproxy-test-2.9.27.npk
   wireless-2.9.27.npk
   wireless-legacy-2.9.27.npk

--------------------------------------------------------------------------

        Welcome to Mikrotik Router Software Installation

Move around menu using 'p' and 'n' or arrow keys, select with 'spacebar'.
Select all with 'a', minimum with 'm'. Press 'i' to install locally or 'r' to
install remote router or 'q' to cancel and reboot.

  [X] system             [ ] lcd                 [ ] telephony
  [ ] ppp                [ ] ntp                 [ ] ups
  [ ] dhcp               [ ] radiolan            [ ] user-manager
  [X] andvanced-tools    [ ] routerboard         [X] web-proxy
  [ ] arlan              [ ] routing             [ ] webproxy-test
  [ ] gps                [ ] routing-test        [ ] wireless
  [ ] hotspot            [ ] rstp-bridge-test    [ ] wireless-legacy
  [ ] hotspot            [X] security
  [ ] isdn               [ ] synchronous 

--------------------------------------------------------------------------

Umumnya Paket Mikrotik untuk Warnet, Kantor atau SOHO adalah :

a. SYSTEM           : Paket ini merupakan paket dasar, berisi Kernel dari
                      Mikrotik

b. DHCP             : Paket yang berisi fasilitas sebagai DHCP Server, DHCP
                      client, pastikan memilih paket ini jika Anda menginginkan
                      agar Client diberikan IP address otomatis dari DHCP Server

c. SECURITY         : Paket ini berisikan fasilitas yang mengutamakan Keamanan
                      jaringan, seperti Remote Mesin dengan SSH, Remote via MAC
                      Address  

d. WEB-PROXY        : Jika Anda memilih paket ini, maka Mikrotik Box anda telah
                      dapat menjalan service sebagai Web proxy yang akan menyimpan
                      cache agar traffik ke Internet dapat di reduksi serta browsing
                      untuk Web dapat dipercepat.

e. ADVANCED TOOLS   : Paket yang berisi Tool didalam melakukan Admnistrasi jaringan,
                      seperti Bandwidth meter, Scanning, Nslookup, dan lain sebagainya.

--[3.3]-- Instalasi Paket

ketik "i" setelah selesai memilih software, lalu akan muncul menu
   pilihan seperti ini :

   - Do you want to keep old configuration ? [y/n] ketik Y
   - continue ? [y/n] ketik Y

   Setelah itu proses installasi system dimulai, disini kita tidak
   perlu membuat partisi hardsik karena secara otomatis mikrotik akan
   membuat partisi sendiri.

----------------------------------------------------------------------------

wireless-legacy (depens on system):
Provides support for Cisco Aironet cards and for PrismlI and Atheros wireless
station and AP.

Do you want to keep old configuraion? [y/n]:y

Warning: all data on the disk will be erased!

Continue? [y/n]:y

Creating partition..........
Formatting disk.......................................

Installing system-2.9.27 [##################                ]

---------------------------------------------------------------------------

Proses installasi

---------------------------------------------------------------------------

Continue? [y/n]:y

Creating partition.......................
Formatting disk............................

Installed system-2.9.27
Installed advanced-tools-2.9.27
Installed dhcp-2.9.27
Installed security-2.9.27
installed web-proxy-2.9.27

Software installed.
Press ENTER to reboot

------------------------------------------------------------------------------

CATATAN :
Proses Installasi normalnya tidak sampai 15 menit, jika lebih berarti gagal,ulangi
ke step awal. Setelah proses installasi selesai maka kita akan diminta untuk
merestart system, tekan enter untuk merestart system.

--[3.5]-- Proses Check system disk

Setelah komputer booting kembali ke system mikrotik, akan ada pilihan untuk
melakukan check system disk, tekan "y".

----------------------------------------------------------------------------
Loading system with initrd
Uncompressing Linux... Ok, booting the kernel.
Starting.

It is recomended to check your disk drive for error,
but it may take while (~1min for 1Gb).
It can be done later with "/system check-disk".
Do you want to do it now? [y/n]
-----------------------------------------------------------------------------

--[3.6]-- Proses Instalasi Selesai

Setelah proses instalasi selesai, maka akan muncul menu login dalam modus
terminal, kondisi sistem saat ini dalam keadaan default.

   Mikrotik login = admin
   Password = (kosong, enter saja)

---------------------------------------------------------------------------
Mikrotik 2.9.27
Mikrotik Login:

  MMM      MMM       KKK                          TTTTTTTTTTT      KKK
  MMMM    MMMM       KKK                          TTTTTTTTTTT      KKK
  MMM MMMM MMM  III  KKK  KKK  RRRRRR     OOOOOO      TTT     III  KKK  KKK
  MMM  MM  MMM  III  KKKKK     RRR  RRR  OOO  OOO     TTT     III  KKKKK
  MMM      MMM  III  KKK KKK   RRRRRR    OOO  OOO     TTT     III  KKK KKK
  MMM      MMM  III  KKK  KKK  RRR  RRR   OOOOOO      TTT     III  KKK  KKK

  MikroTik RouterOS 2.9.27 (c) 1999-2005       http://www.mikrotik.com/

Terminal vt102 detected, using multiline input mode
[admin@Mikrotikl] > 

----------------------------------------------------------------------------

CATATAN :
Konfigurasi Standar untuk mikrotik ada 2 modus, yaitu modus teks dan
modus GUI. Modus Gui ada 2 juga, yaitu Via Browser serta Via Winbox.
Untuk sekarang saya akan bahas via Teks. Karena cepat serta lebih memahami
terhadap sistem operasi ini.

--[4]-- Perintah Dasar

Perintah mikrotik sebenarnya hampir sama dengan perintah yang ada dilinux,
sebab pada dasarnya mikrotik ini merupakan kernel Linux, hasil pengolahan
kembali Linux dari Distribusi Debian. Pemakaian perintah shellnya sama,
seperti penghematan perintah, cukup menggunakan tombol TAB di keyboard
maka perintah yang panjang, tidak perlu lagi diketikkan, hanya ketikkan
awal nama perintahnya, nanti secara otomatis Shell akan menampilkan sendiri
perintah yang berkenaan. Misalnya perintah IP ADDRESS di mikrotik. Cukup
hanya mengetikkan IP ADD spasi tekan tombol TAB, maka otomatis shell
akan mengenali dan menterjemahkan sebagai perintah IP ADDRESS. 

Baiklah kita lanjutkan pengenalan perintah ini.

Setelah login, cek kondisi interface atau ethernet card.

--[4.1]-- Melihat kondisi interface pada Mikrotik Router

[admin@Mikrotik] > interface print
   Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running
 #    NAME                         TYPE             RX-RATE    TX-RATE    MTU
 0  R ether1                        ether            0          0          1500
 1  R ether2                       ether            0          0          1500  

[admin@Mikrotik]>

Jika interfacenya ada tanda X (disabled) setelah nomor (0,1), maka periksa lagi
etherned cardnya, seharusnya R (running).

a. Mengganti nama interface
   [admin@Mikrotik] > interface(enter)

b. Untuk mengganti nama Interface ether1 menjadi Public (atau terserah namanya), maka
   [admin@Mikrotik] interface> set 0 name=Public

c. Begitu juga untuk ether2, misalkan namanya diganti menjadi Local, maka
   [admin@Mikrotik] interface> set 1 name=Local

d. atau langsung saja dari posisi root direktori, memakai tanda "/", tanpa tanda kutip
   [admin@Mikrotik] > /interface set 0 name=Public  

e. Cek lagi apakah nama interface sudah diganti.
   [admin@Mikrotik] > /interface print

   Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running
   #    NAME                         TYPE             RX-RATE    TX-RATE    MTU
   0  R Local                        ether            0          0          1500
   1  R Public                       ether            0          0          1500 

--[4.2]-- Mengganti password default
Untuk keamanan ganti password default
    [admin@Mikrotik] > password
    old password: *****
    new password: *****
    retype new password: *****
    [admin@ Mikrotik]]>

--[4.3]-- Mengganti nama hostname
Mengganti nama Mikrotik Router untuk memudahkan konfigurasi, pada langkah ini
    nama server akan diganti menjadi “routerku"

    [admin@Mikrotik] > system identity set name=routerku
    [admin@routerku]>

--[5]-- Setting IP Address, Gateway, Masqureade dan Name Server

--[5.1]-- IP Address

Bentuk Perintah konfigurasi 

    ip address add address ={ip address/netmask} interface={nama interface}

a. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan Public akan kita gunakan untuk
   koneksi ke Internet dengan IP 192.168.1.2 dan Local akan kita gunakan untuk network LAN
   kita dengan IP 192.168.0.30 (Lihat topologi)

    [admin@routerku] > ip address add address=192.168.1.2
    netmask=255.255.255.0 interface=Public comment="IP ke Internet"

    [admin@routerku] > ip address add address=192.168.0.30
    netmask=255.255.255.224 interface=Local comment = "IP ke LAN"

b. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan

    [admin@routerku] >ip address print
    Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
    #   ADDRESS            NETWORK         BROADCAST       INTERFACE
    0   ;;; IP Address ke Internet
        192.168.0.30/27   192.168.0.0    192.168.0.31      Local
    1   ;;; IP Address ke LAN
        192.168.1.2/24    192.168.0.0    192.168.1.255     Public
    [admin@routerku]>

 --[5.2]-- Gateway

 Bentuk Perintah Konfigurasi

     ip route add gateway={ip gateway}

a. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah
   192.168.1.1

   [admin@routerku] > /ip route add gateway=192.168.1.1

b. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers

   [admin@routerku] > ip route print

    Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic,
    C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf
    #     DST-ADDRESS     PREFSRC       G GATEWAY        DISTANCE   INTERFACE
    0 ADC 192.168.0.0/24   192.168.0.30                             Local
    1 ADC 192.168.0.0/27  192.168.1.2                               Public
    2 A S 0.0.0.0/0                     r 192.168.1.1               Public
    [admin@routerku]>

c. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar

    [admin@routerku] > ping 192.168.1.1
    192.168.1.1  64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
    192.168.1.1  64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
    2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss
    round-trip min/avg/max = 0/0.0/0 ms
    [admin@routerku]>

--[5.3]-- NAT (Network Address Translation)

Bentuk Perintah Konfigurasi

   ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-inteface={ethernet
   yang langsung terhubung ke Internet atau Public}

a. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka agar
   client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.

    [admin@routerku] > ip firewall nat add chain=scrnat out-interface=Public action=masquerade
    [admin@routerku]>

b. Melihat konfigurasi Masquerading

    [admin@routerku] ip firewall nat print
    Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
    0   chain=srcnat out-interface=Public action=masquerade
    [admin@routerku]>

--[5.4] Name server

  Bentuk Perintah Konfigurasi

      ip dns set primary-dns={dns utama} secondary-dns={dns ke dua}

a. Setup DNS pada Mikrotik Routers, misalkan DNS dengan Ip Addressnya
    Primary = 202.134.0.155, Secondary = 202.134.2.5 

    [admin@routerku] > ip dns set primary-dns=202.134.0.155 allow-remoterequests=yes
    [admin@routerku] > ip dns set secondary-dns=202.134.2.5 allow-remoterequests=yes

b. Melihat konfigurasi DNS

    [admin@routerku] > ip dns print
    primary-dns: 202.134.0.155
    secondary-dns: 202.134.2.5
    allow-remote-requests: no
    cache-size: 2048KiB
    cache-max-ttl: 1w
    cache-used: 16KiB

    [admin@routerku]>

c. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain

    [admin@routerku] > ping yahoo.com
    216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms
    10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss
    round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms
    [admin@routerku]>

Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.

Setelah langkah ini bisa dilakukan pemeriksaan untuk koneksi dari jaringan local. Dan jika
berhasil berarti kita sudah berhasil melakukan instalasi Mikrotik Router sebagai Gateway
server. Setelah terkoneksi dengan jaringan Mikrotik dapat dimanage menggunakan WinBox yang
bisa di download dari Mikrotik.com atau dari server mikrotik kita. Misal Ip address server
mikrotik kita 192.168.0.30, via browser buka http://192.168.0.30. Di Browser akan ditampilkan
dalam bentuk web dengan beberapa menu, cari tulisan Download dan download WinBox dari situ.
Simpan di local harddisk. Jalankan Winbox, masukkan Ip address, username dan password.

--[7]-- DHCP Server

DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol, yaitu suatu program yang
memungkinkan pengaturan IP Address di dalam sebuah jaringan dilakukan terpusat di server,
sehingga PC Client tidak perlu melakukan konfigurasi IP Addres. DHCP memudahkan administrator
untuk melakukan pengalamatan ip address untuk client.

Bentuk perintah konfigurasi

ip dhcp-server setup
dhcp server interface = { interface yang digunakan }
dhcp server space = { network yang akan di dhcp }
gateway for dhcp network = { ip gateway }
address to give out = { range ip address }
dns servers = { name server }
lease time = { waktu sewa yang diberikan }

Jika kita menginginkan client mendapatkan IP address secara otomatis maka perlu kita setup
dhcp server pada Mikrotik. Berikut langkah-langkahnya :

a. Tambahkan IP address pool

    /ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.0.1-192.168.0.30

b. Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client.
   Pada contoh ini networknya adalah 192.168.0.0/27 dan gatewaynya 122.168.0.30

    /ip dhcp-server network add address=192.168.0.0/27 gateway=192.168.0.30 dns-server=192.168.0.30
    comment="" 

c. Tambahkan DHCP Server ( pada contoh ini dhcp diterapkan pada interface Local )

    /ip dhcp-server add interface=local address-pool=dhcp-pool

d. Lihat status DHCP server

    [admin@routerku] > ip dhcp-server print

    Flags: X - disabled, I - invalid

    # NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP

    0dhcp1 Local

Tanda X menyatakan bahwa DHCP server belum enable maka perlu dienablekan terlebih
dahulu pada langkah e.

e. Jangan Lupa dibuat enable dulu dhcp servernya

    /ip dhcp-server enable 0

kemudian cek kembali dhcp-server seperti langkah 4, jika tanda X sudah tidak ada berarti
sudah aktif

f. Tes Dari client

Misalnya :
D:>ping www.yahoo.com

--[8]-- Transparent Proxy Server

Proxy server merupakan program yang dapat mempercepat akses ke suatu web
yang sudah diakses oleh komputer lain, karena sudah di simpan didalam
caching server.Transparent proxy menguntungkan dalam management client,
karena system administrator tidak perlu lagi melakukan setup proxy di
setiap browser komputer client karena redirection dilakukan otomatis di sisi
server.

Bentuk perintah konfigurasi :
a. Setting web proxy :

- ip proxy set enable=yes
  port={ port yang mau digunakan }
  maximal-client-connections=1000
  maximal-server-connections=1000

- ip proxy direct add src-address={ network yang akan di
  NAT} action=allow

- ip web-proxy set parent-proxy={proxy parent/optional}
  hostname={ nama host untuk proxy/optional}
  port={port yang mau digunakan}
  src-address={ address yang akan digunakan untuk koneksi
                ke parent proxy/default 0.0.0.0}
  transparent-proxy=yes
  max-object-size={ ukuran maximal file yang akan disimpan
  sebagai cache/default 4096 in Kilobytes}
  max-cache-size= { ukuran maximal hardisk yang akan
                    dipakai sebagai penyimpan file cache/unlimited
                    | none | 12 in megabytes}
  cache-administrator={ email administrator yang akan digunakan
                        apabila proxy error, status akan dikirim
                        ke email tersebut}
  enable==yes

Contoh konfigurasi
-------------------

a. Web proxy setting

/ ip web-proxy
set enabled=yes src-address=0.0.0.0 port=8080
    hostname="proxy.routerku.co.id" transparent-proxy=yes
    parent-proxy=0.0.0.0:0 cache-administrator="support@routerku.co.id"
    max-object-size=131072KiB cache-drive=system max-cache-size=unlimited
    max-ram-cache-size=unlimited

Nat Redirect, perlu ditambahkan yaitu rule REDIRECTING untuk membelokkan
traffic HTTP menuju ke WEB-PROXY.

b. Setting firewall untuk Transparant Proxy

   Bentuk perintah konfigurasi :

   ip firewall nat add chain=dstnat
   protocol=tcp
   dst-port=80
   action=redirect
   to-ports={ port proxy }

Perintahnya:

--------------------------------------------------------------------------------
/ ip firewall nat
add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=8080
    comment="" disabled=no
add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=3128 action=redirect to-ports=8080
    comment="" disabled=no
add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=8000 action=redirect to-ports=8080
--------------------------------------------------------------------------------

perintah diatas dimaksudkan, agar semua trafik yang menuju Port 80,3128,8000
dibelokkan menuju port 8080 yaitu portnya Web-Proxy.

CATATAN:
Perintah

/ip web-proxy print { untuk melihat hasil konfigurasi web-proxy}
/ip web-proxy monitor { untuk monitoring kerja web-proxy}

--[9]-- Bandwidth Management

QoS memegang peranan sangat penting dalam hal memberikan pelayanan
yang baik pada client. Untuk itu kita memerlukan bandwidth management
untuk mengatur tiap data yang lewat, sehingga pembagian bandwidth menjadi
adil. Dalam hal ini Mikrotik RouterOs juga menyertakan packet software
untuk memanagement bandwidth.

Bentuk perintah konfigurasi:

queue simple add name={ nama }
target-addresses={ ip address yang dituju }
interface={ interface yang digunakan untuk melewati data }
max-limit={ out/in }

Dibawah ini terdapat konfigurasi Trafik shaping atau bandwidth management
dengan metode Simple Queue, sesuai namanya, Jenis Queue ini memang
sederhana, namun memiliki kelemahan, kadangkala terjadi kebocoran bandwidth
atau bandwidthnya tidak secara real di monitor. Pemakaian untuk 10 Client,
Queue jenis ini tidak masalah.

Diasumsikan Client ada sebanyak 15 client, dan masing-masing client diberi
jatah bandwidth minimum sebanyak 8kbps, dan maksimum 48kbps. Sedangkan
Bandwidth totalnya sebanyak 192kbps. Untuk upstream tidak diberi rule,
berarti masing-masing client dapat menggunakan bandwidth uptream secara
maksimum. Perhatikan perintah priority, range priority di Mikrotik sebanyak
delapan. Berarti dari 1 sampai 8, priority 1 adalah priority tertinggi,
sedangkan priority 8 merupakan priority terendah.

Berikut Contoh kongirufasinya.
--------------------------------------------------------------------------------
/ queue simple
add name="trafikshaping" target-addresses=192.168.0.0/27 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=none priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/64000 max-limit=0/192000 total-queue=default disabled=no
add name="01" target-addresses=192.168.0.1/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name="02" target-addresses=192.168.0.2/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name="03" target-addresses=192.168.0.3/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name="04" target-addresses=192.168.0.4/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name="10" target-addresses=192.168.0.25/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name="05" target-addresses=192.168.0.5/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name="06" target-addresses=192.168.0.6/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name="07" target-addresses=192.168.0.7/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name="08" target-addresses=192.168.0.8/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name="09" target-addresses=192.168.0.9/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name="10" target-addresses=192.168.0.10/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name="11" target-addresses=192.168.0.11/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name="12" target-addresses=192.168.0.12/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name="13" target-addresses=192.168.0.13/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name="14" target-addresses=192.168.0.14/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name="15" target-addresses=192.168.0.15/32 dst-address=0.0.0.0/0
    interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
    limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no 

Perintah diatas karena dalam bentuk command line, bisa juga di copy
paste, selanjutnya di paste saja ke consol mikrotiknya. ingat lihat
dulu path atau direktory aktif. Silahkan dipaste saja, kalau posisi
direktorynya di Root.

-------------------------------------------------------------------
Terminal vt102 detected, using multiline input mode
[admin@mikrotik] >
------------------------------------------------------------------

Pilihan lain metode bandwidth manajemen ini, kalau seandainya ingin
bandwidth tersebut dibagi sama rata oleh Mikrotik, seperti bandwidth
256kbps downstream dan 256kbps upstream. Sedangkan client yang akan
mengakses sebanyak 10 client, maka otomatis masing-masing client
mendapat jatah bandwidth upstream dan downstream sebanyak 256kbps
dibagi 10. Jadi masing-masing dapat 25,6kbps. Andaikata hanya 2 Client
yang mengakses maka masing-masing dapat 128kbps.

Untuk itu dipakai type PCQ (Per Connection Queue), yang bisa secara
otomatis membagi trafik per client. Tentang jenis queue di mikrotik
ini dapat dibaca pada manualnya di http://www.mikrotik.com/testdocs/
ros/2.9/root/queue.php. 

Sebelumnya perlu dibuat aturan di bagian MANGLE. Seperti :

--------------------------------------------------------------------
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.0.0/27
   action=mark-connection new-connection-mark=users-con
/ip firewall mangle add connection-mark=users-con action=mark-packet
   new-packet-mark=users chain=forward
----------------------------------------------------------------------

Karena type PCQ belum ada, maka perlu ditambah, ada 2 type PCQ ini.
Pertama diberi nama pcq-download, yang akan mengatur semua trafik
melalui alamat tujuan/destination address. Trafik ini melewati
interface Local. Sehingga semua traffik download/downstream yang
datang dari jaringan 192.168.0.0/27 akan dibagi secara otomatis.

Tipe PCQ kedua, dinamakan pcq-upload, untuk mengatur semua trafik upstream
yang berasal dari alamat asal/source address. Trafik ini melewati
interface public. Sehingga semua traffik upload/upstream yang berasal
dari jaringan 192.168.0.0/27 akan dibagi secara otomatis.

Perintah:
-------------------------------------------------------------------------
/queue type add name=pcq-download kind=pcq pcq-classifier=dst-address
/queue type add name=pcq-upload kind=pcq pcq-classifier=src-address
-------------------------------------------------------------------------

Setelah aturan untuk PCQ dan Mangle ditambahkan, sekarang untuk aturan
pembagian trafiknya. Queue yang dipakai adalah Queue Tree, Yaitu:

-------------------------------------------------------------------------
/queue tree add parent=Local queue=pcq-download packet-mark=users
/queue tree add parent=Public queue=pcq-upload packet-mark=users
-------------------------------------------------------------------------

Perintah diatas mengasumsikan, kalau bandwidth yang diterima dari provider
Internet berflukstuasi atau berubah-rubah. Jika kita yakin bahwa bandwidth
yang diterima, misalkan dapat 256kbs downstream, dan 256kbps upstream, maka
ada lagi aturannya, seperti :

Untuk trafik downstreamnya :
------------------------------------------------------------------------
/queue tree add name=Download parent=Local max-limit=256k
/queue tree add parent=Download queue=pcq-download packet-mark=users
-------------------------------------------------------------------------

Dan trafik upstreamnya :
---------------------------------------------------------------------------
/queue tree add name=Upload parent=Public max-limit=256k
/queue tree add parent=Upload queue=pcq-upload packet-mark=users
---------------------------------------------------------------------------

--[10]-- Monitor MRTG via Web

Fasilitas ini diperlukan untuk monitoring trafik dalam bentuk grafik, dapat
dilihat dengan menggunakan browser. MRTG (The Multi Router Traffic Grapher)
telah dibuild sedemikian rupa, sehingga memudahkan kita memakainya. Telah
tersedia dipaket dasarnya.

Contoh konfigurasinya

-------------------------------------------------------------------------
/ tool graphing
set store-every=5min
/ tool graphing interface
add interface=all allow-address=0.0.0.0/0 store-on-disk=yes disabled=no
---------------------------------------------------------------------------

Perintah diatas akan menampilkan grafik dari trafik yang melewati interface
jaringan baik berupa Interface Public dan Interface Local, yang dirender
setiap 5 menit sekali. Juga dapat diatur Alamat apa saja yang dapat mengakses
MRTG ini, pada parameter allow-address.

--[11]-- Keamanan di Mikrotik

Setelah beberapa Konfigurasi diatas telah disiapkan, tentu tidak lupa kita
perhatikan keamanan dari Mesin gateway Mikrotik ini, ada beberapa fasilitas
yang dipergunakan. Dalam hal ini akan dibahas tentang Firewallnya. Fasilitas
Firewall ini secara pringsip serupa dengan IP TABLES di Gnu/Linux hanya saja
beberapa perintah telah di sederhanakan namun berdaya guna.

Di Mikrotik perintah firewall ini terdapat dalam modus IP, yaitu 

[admin@routerku] > /ip firewall

Terdapat beberapa packet filter seperti mangle, nat, dan filter.

-------------------------------------------------------------------------
[admin@routerku] ip firewall> ?

Firewall allows IP packet filtering on per packet basis.

.. -- go up to ip
mangle/ -- The packet marking management
nat/ -- Network Address Translation
connection/ -- Active connections
filter/ -- Firewall filters
address-list/ --
service-port/ -- Service port management
export --
--------------------------------------------------------------------------

Untuk kali ini kita akan lihat konfigurasi pada ip firewall filternya.

Karena Luasnya parameter dari firewall filter ini untuk pembahasan Firewall
Filter selengkapnya dapat dilihat pada manual mikrotik, di

http://www.mikrotik.com/testdocs/ros/2.9/ip/filter.php

Konfigurasi dibawah ini dapat memblokir beberapa Trojan, Virus, Backdoor
yang telah dikenali sebelumnya baik Nomor Port yang dipakai serta Protokolnya.
Juga telah di konfigurasikan untuk menahan Flooding dari Jaringan Publik dan
jaringan Lokal. Serta pemberian rule untuk Access control agar, Rentang
jaringan tertentu saja yang bisa melakukan Remote atau mengakses service
tertentu terhadap Mesin Mikrotik kita.

Contoh Aplikasi Filternya
-----------------------------------------------------------------------------
/ ip firewall filter
add chain=input connection-state=invalid action=drop comment="Drop Invalid
    connections" disabled=no
add chain=input src-address=!192.168.0.0/27 protocol=tcp src-port=1024-65535
    dst-port=8080 action=drop comment="Block to Proxy" disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=12667 action=drop comment="Trinoo"
    disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=27665 action=drop comment="Trinoo"
    disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=31335 action=drop comment="Trinoo"
    disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=27444 action=drop comment="Trinoo"
    disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=34555 action=drop comment="Trinoo"
    disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=35555 action=drop comment="Trinoo"
    disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=27444 action=drop comment="Trinoo"
    disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=27665 action=drop comment="Trinoo"
    disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=31335 action=drop comment="Trinoo"
    disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=31846 action=drop comment="Trinoo"
    disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=34555 action=drop comment="Trinoo"
    disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=35555 action=drop comment="Trinoo"
    disabled=no
add chain=input connection-state=established action=accept comment="Allow
    Established connections" disabled=no
add chain=input protocol=udp action=accept comment="Allow UDP" disabled=no
add chain=input protocol=icmp action=accept comment="Allow ICMP" disabled=no
add chain=input src-address=192.168.0.0/27 action=accept comment="Allow access
    to router from known network" disabled=no
add chain=input action=drop comment="Drop anything else" disabled=no
add chain=forward protocol=tcp connection-state=invalid action=drop
    comment="drop invalid connections" disabled=no
add chain=forward connection-state=established action=accept comment="allow
    already established connections" disabled=no
add chain=forward connection-state=related action=accept comment="allow
    related connections" disabled=no
add chain=forward src-address=0.0.0.0/8 action=drop comment="" disabled=no
add chain=forward dst-address=0.0.0.0/8 action=drop comment="" disabled=no
add chain=forward src-address=127.0.0.0/8 action=drop comment="" disabled=no
add chain=forward dst-address=127.0.0.0/8 action=drop comment="" disabled=no
add chain=forward src-address=224.0.0.0/3 action=drop comment="" disabled=no
add chain=forward dst-address=224.0.0.0/3 action=drop comment="" disabled=no
add chain=forward protocol=tcp action=jump jump-target=tcp comment=""
    disabled=no
add chain=forward protocol=udp action=jump jump-target=udp comment=""
    disabled=no
add chain=forward protocol=icmp action=jump jump-target=icmp comment=""
    disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=69 action=drop comment="deny TFTP"
    disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=111 action=drop comment="deny RPC
    portmapper" disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=135 action=drop comment="deny RPC
    portmapper" disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=137-139 action=drop comment="deny NBT"
    disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=445 action=drop comment="deny cifs"
    disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=2049 action=drop comment="deny NFS"
    disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=12345-12346 action=drop comment="deny
    NetBus" disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=20034 action=drop comment="deny NetBus"
    disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=3133 action=drop comment="deny
    BackOriffice" disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=67-68 action=drop comment="deny DHCP"
    disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=69 action=drop comment="deny TFTP"
    disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=111 action=drop comment="deny PRC
    portmapper" disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=135 action=drop comment="deny PRC
    portmapper" disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=137-139 action=drop comment="deny NBT"
    disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=2049 action=drop comment="deny NFS"
    disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=3133 action=drop comment="deny
    BackOriffice" disabled=no
add chain=input protocol=tcp psd=21,3s,3,1 action=add-src-to-address-list
    address-list="port scanners" address-list-timeout=2w comment="Port
    scanners to list " disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=fin,!syn,!rst,!psh,!ack,!urg
    action=add-src-to-address-list address-list="port scanners"
    address-list-timeout=2w comment="NMAP FIN Stealth scan" disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=fin,syn action=add-src-to-address-list
    address-list="port scanners" address-list-timeout=2w comment="SYN/FIN
    scan" disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=syn,rst action=add-src-to-address-list
    address-list="port scanners" address-list-timeout=2w comment="SYN/RST
    scan" disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=fin,psh,urg,!syn,!rst,!ack
    action=add-src-to-address-list address-list="port scanners"
    address-list-timeout=2w comment="FIN/PSH/URG scan" disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=fin,syn,rst,psh,ack,urg
    action=add-src-to-address-list address-list="port scanners"
    address-list-timeout=2w comment="ALL/ALL scan" disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=!fin,!syn,!rst,!psh,!ack,!urg
    action=add-src-to-address-list address-list="port scanners"
    address-list-timeout=2w comment="NMAP NULL scan" disabled=no
add chain=input src-address-list="port scanners" action=drop comment="dropping
    port scanners" disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=0:0 action=accept comment="drop
    invalid connections" disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=3:0 action=accept comment="allow
    established connections" disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=3:1 action=accept comment="allow
    already established connections" disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=4:0 action=accept comment="allow
    source quench" disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=8:0 action=accept comment="allow
    echo request" disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=11:0 action=accept comment="allow
    time exceed" disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=12:0 action=accept comment="allow
    parameter bad" disabled=no
add chain=icmp action=drop comment="deny all other types" disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=25 action=reject
    reject-with=icmp-network-unreachable comment="Smtp" disabled=no
add chain=tcp protocol=udp dst-port=25 action=reject
    reject-with=icmp-network-unreachable comment="Smtp" disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=110 action=reject
    reject-with=icmp-network-unreachable comment="Smtp" disabled=no
add chain=tcp protocol=udp dst-port=110 action=reject
    reject-with=icmp-network-unreachable comment="Smtp" disabled=no
add chain=tcp protocol=udp dst-port=110 action=reject
    reject-with=icmp-network-unreachable comment="Smtp" disabled=no
-----------------------------------------------------------------------------

--[11.1]-- Service dan Melihat Service yang Aktif dengan PortScanner

Untuk memastikan Service apa saja yang aktif di Mesin mikrotik, perlu kita
pindai terhadap port tertentu, seandainya ada service yang tidak dibutuhkan,
sebaiknya dimatikan saja.

Untuk menonaktifkan dan mengaktifkan servise, perintah adalah :

Kita periksa dahulu service apa saja yang aktif

----------------------------------------------------------------------------------
[admin@routerku] > ip service
[admin@routerku] ip service> print
Flags: X - disabled, I - invalid
 #   NAME                                  PORT  ADDRESS            CERTIFICATE
 0 X telnet                                23    0.0.0.0/0
 1   ftp                                   21    0.0.0.0/0
 2   www                                   80    0.0.0.0/0
 3   ssh                                   22    0.0.0.0/0
 4   www-ssl                               443   0.0.0.0/0          none
[admin@routerku] ip service>
----------------------------------------------------------------------------------

Misalkan service FTP akan dinonaktifkan, yaitu di daftar diatas terletak pada
nomor 1 (lihat bagian Flags) maka :

---------------------------------------------------------------------------------
[admin@routerku] ip service> set 1 disabled=yes
---------------------------------------------------------------------------------

Perlu kita periksa lagi, 

---------------------------------------------------------------------------------
[admin@routerku] ip service> print
Flags: X - disabled, I - invalid
 #   NAME                                  PORT  ADDRESS            CERTIFICATE
 0 X telnet                                23    0.0.0.0/0
 1 X ftp                                   21    0.0.0.0/0
 2   www                                   80    0.0.0.0/0
 3   ssh                                   22    0.0.0.0/0
 4   www-ssl                               443   0.0.0.0/0          none
[admin@router.dprd.provinsi] ip service>
---------------------------------------------------------------------------------

Sekarang service FTP telah dinonaktifkan.

Dengan memakai tool nmap kita dapat mencek port apa saja yang aktif pada mesin
gateway yang telah dikonfigurasikan.

Perintah : nmap -vv -sS -sV -P0 192.168.0.30

Hasil :

-------------------------------------------------------------------------------------
Starting Nmap 4.20 ( http://insecure.org ) at 2007-04-04 19:55 SE Asia Standard Time
Initiating ARP Ping Scan at 19:55
Scanning 192.168.0.30 [1 port]
Completed ARP Ping Scan at 19:55, 0.31s elapsed (1 total hosts)
Initiating Parallel DNS resolution of 1 host. at 19:55
Completed Parallel DNS resolution of 1 host. at 19:55, 0.05s elapsed
Initiating SYN Stealth Scan at 19:55
Scanning  192.168.0.30 [1697 ports]
Discovered open port 22/tcp on 192.168.0.30
Discovered open port 53/tcp on 192.168.0.30
Discovered open port 80/tcp on 192.168.0.30
Discovered open port 21/tcp on 192.168.0.30
Discovered open port 3986/tcp on 192.168.0.30
Discovered open port 2000/tcp on 192.168.0.30
Discovered open port 8080/tcp on 192.168.0.30
Discovered open port 3128/tcp on 192.168.0.30
Completed SYN Stealth Scan at 19:55, 7.42s elapsed (1697 total ports)
Initiating Service scan at 19:55
Scanning 8 services on 192.168.0.30
Completed Service scan at 19:57, 113.80s elapsed (8 services on 1 host)
Host  192.168.0.30 appears to be up ... good.
Interesting ports on 192.168.0.30:
Not shown: 1689 closed ports
PORT     STATE SERVICE         VERSION
21/tcp   open  ftp             MikroTik router ftpd 2.9.27
22/tcp   open  ssh             OpenSSH 2.3.0 mikrotik 2.9.27 (protocol 1.99)
53/tcp   open  domain?
80/tcp   open  http            MikroTik router http config
2000/tcp open  callbook?
3128/tcp open  http-proxy      Squid webproxy 2.5.STABLE11
3986/tcp open  mapper-ws_ethd?
8080/tcp open  http-proxy      Squid webproxy 2.5.STABLE11
2 services unrecognized despite returning data. If you know the service/version,
please submit the following fingerprints at
http://www.insecure.org/cgi-bin/servicefp-submit.cgi :

==============NEXT SERVICE FINGERPRINT (SUBMIT INDIVIDUALLY)==============
SF-Port53-TCP:V=4.20%I=7%D=4/4%Time=4613A03C%P=i686-pc-windows-windows%r(D
SF:NSVersionBindReq,E,"�x0c�x06x81x84��������")%r(DNSStatusR
SF:equest,E,"�x0c��x90x84��������");
==============NEXT SERVICE FINGERPRINT (SUBMIT INDIVIDUALLY)==============
SF-Port2000-TCP:V=4.20%I=7%D=4/4%Time=4613A037%P=i686-pc-windows-windows%r
SF:(NULL,4,"x01���")%r(GenericLines,4,"x01���")%r(GetRequest,18,"
SF:x01���x02���d?xe4{x9dx02x1axccx8bxd1Vxb2Fxff9xb0")%r(
SF:HTTPOptions,18,"x01���x02���d?xe4{x9dx02x1axccx8bxd1Vx
SF:b2Fxff9xb0")%r(RTSPRequest,18,"x01���x02���d?xe4{x9dx02x
SF:1axccx8bxd1Vxb2Fxff9xb0")%r(RPCCheck,18,"x01���x02���d?
SF:xe4{x9dx02x1axccx8bxd1Vxb2Fxff9xb0")%r(DNSVersionBindReq,18,"
SF:x01���x02���d?xe4{x9dx02x1axccx8bxd1Vxb2Fxff9xb0")%r(
SF:DNSStatusRequest,4,"x01���")%r(Help,4,"x01���")%r(X11Probe,4,"
SF:x01���")%r(FourOhFourRequest,18,"x01���x02���xb9x15&xf1A
SF:]+x11nxf6x9bxa0,xb0xe1xa5")%r(LPDString,4,"x01���")%r(LDAP
SF:BindReq,4,"x01���")%r(LANDesk-RC,18,"x01���x02���xb9x15&
SF:xf1A]+x11nxf6x9bxa0,xb0xe1xa5")%r(TerminalServer,4,"x01��
SF:0")%r(NCP,18,"x01���x02���xb9x15&xf1A]+x11nxf6x9bxa0,
SF:xb0xe1xa5")%r(NotesRPC,18,"x01���x02���xb9x15&xf1A]+x1
SF:1nxf6x9bxa0,xb0xe1xa5")%r(NessusTPv10,4,"x01���");
MAC Address: 00:90:4C:91:77:02 (Epigram)
Service Info: Host: routerku; Device: router

Service detection performed. Please report any incorrect results at
http://insecure.org/nmap/submit/ .

Nmap finished: 1 IP address (1 host up) scanned in 123.031 seconds
               Raw packets sent: 1706 (75.062KB) | Rcvd: 1722 (79.450KB)

---------------------------------------------------------------------------

Dari hasil scanning tersebut dapat kita ambil kesimpulan, bahwa service dan
port yang aktif adalah FTP dalam versi MikroTik router ftpd 2.9.27. Untuk
SSH dengan versi OpenSSH 2.3.0 mikrotik 2.9.27 (protocol 1.99). Serta Web
proxy memakai Squid dalam versi Squid webproxy 2.5.STABLE11.

Tentu saja pihak vendor mikrotik telah melakukan patch terhadap Hole atau
Vulnerabilities dari Versi Protocol diatas.

--[11.2]-- Tool administrasi Jaringan

Secara praktis terdapat beberapa tool yang dapat dimanfaatkan dalam mela
kukan troubleshooting jaringan, seperti tool ping, traceroute, SSH, dll.
Beberapa tool yang sering digunakan nantinya dalam administrasi sehari-hari
adalah :

o Telnet
o SSH
o Traceroute
o Sniffer

a. Telnet
Perintah remote mesin ini hampir sama penggunaan dengan telnet yang ada
di Linux atau Windows.

[admin@routerku] > system telnet ?

Perintah diatas untuk melihat sekilias paramater apa saja yang ada. Misalnya
mesin remote dengan ip address 192.168.0.21 dan port 23. Maka

[admin@routerku] > system telnet 192.168.0.21

Penggunaan telnet sebaiknya dibatasi untuk kondisi tertentu dengan alasan
keamanan, seperti kita ketahui, packet data yang dikirim melalui telnet
belum di enskripsi. Agar lebih amannya kita pergunakan SSH.

b. SSH
Sama dengan telnet perintah ini juga diperlukan dalam remote mesin, serta
pringsipnya sama juga parameternya dengan perintah di Linux dan Windows.

[admin@routerku] > system ssh 192.168.0.21

Parameter SSH diatas, sedikit perbedaan dengan telnet. Jika lihat helpnya
memiliki parameter tambahan yaitu user.

------------------------------------------------------------------------------
[admin@routerku] > system ssh ?
The SSH feature can be used with various SSH Telnet clients to securely connect
to and administrate the router
-- user -- User name port -- Port number [admin@routerku] > ------------------------------------------------------------------------------ Misalkan kita akan melakukan remote pada suatu mesin dengan sistem operasinya Linux, yang memiliki Account, username Root dan Password 123456 pada Address 66.213.7.30. Maka perintahnya, ----------------------------------------------------------------------------- [admin@routerku] > system ssh 66.213.7.30 user=root root@66.213.7.30's password: ---------------------------------------------------------------------------- c. Traceroute Mengetahui hops atau router apa saja yang dilewati suatu packet sampai packet itu terkirim ke tujuan, lazimnya kita menggunakan traceroute. Dengan tool ini dapat di analisa kemana saja route dari jalannya packet. Misalkan ingin mengetahui jalannya packet yang menuju server yahoo, maka: ---------------------------------------------------------------------------- [admin@routerku] > tool traceroute yahoo.com ADDRESS STATUS 1 63.219.6.nnn 00:00:00 00:00:00 00:00:00 2 222.124.4.nnn 00:00:00 00:00:00 00:00:00 3 192.168.34.41 00:00:00 00:00:00 00:00:00 4 61.94.1.253 00:00:00 00:00:00 00:00:00 5 203.208.143.173 00:00:00 00:00:00 00:00:00 6 203.208.182.5 00:00:00 00:00:00 00:00:00 7 203.208.182.114 00:00:00 00:00:00 00:00:00 8 203.208.168.118 00:00:00 00:00:00 00:00:00 9 203.208.168.134 timeout 00:00:00 00:00:00 10 216.115.101.34 00:00:00 timeout timeout 11 216.115.101.129 timeout timeout 00:00:00 12 216.115.108.1 timeout timeout 00:00:00 13 216.109.120.249 00:00:00 00:00:00 00:00:00 14 216.109.112.135 00:00:00 timeout timeout ------------------------------------------------------------------------------ d. Sniffer Kita dapat menangkap dan menyadap packet-packet yang berjalan di jaringan kita, tool ini telah disediakan oleh Mikrotik yang berguna dalam menganalisa trafik. ---------------------------------------------------------------------------- [admin@routerku] > tool sniffer Packet sniffering .. -- go up to tool start -- Start/reset sniffering stop -- Stop sniffering save -- Save currently sniffed packets packet/ -- Sniffed packets management protocol/ -- Protocol management host/ -- Host management connection/ -- Connection management print -- get -- get value of property set -- edit -- edit value of property export -- ---------------------------------------------------------------------------- Untuk memulai proses sniffing dapat menggunakan perintah Start, sedangkan menghentikannya dapat menggunaka perintah Stop. [admin@routerku] > tool sniffer start Proses sniffing sedang dikerjakan, tunggu saja beberapa lama, kemudian ketikkan perintah stop jika ingin menghentikannya. Melihat hasil packet yang ditangkap dapat menggunakan perintah print, untuk mengeksportnya dalam bentuk file dapat digunakan perintah export. --[12]-- Kesimpulan Untuk pemakaian jaringan berskala Kecil-menengah produk dari Latvia ini, dapat menjadi pilihan, saya disini bukan untuk mempromosikan Produk ini. Namun sebagai gambaran, bagaimana memanfaatkan produk ini untuk berbagai keperluan, lagipula sebagai alternatif dari produk sejenis yang harganya cenderung mahal. Dengan Mikrotik yang saat ini sedang populernya diterapkan pada berbagai ISP Wireless, Warnet-warnet serta beberapa Perusahaan. Maka Administrasi Sistem Jaringan dapat lebih mudah dan sederhana. Yang jelas untuk sekedar memanfaatkan fasilitas Routing saja, PC TUA anda dapat digunakan. --[13]-- Referensi Artikel ini merupakan kompilasi dari berbagai sumber 1. Web Blog - http://dhanis.web.id - http://okawardhana.web.id - http://harrychanputra.web.id 2. Website - http://www.cgd.co.id - http://www.ilmukomputer.org - http://www.mikrotik.com - http://www.mikrotik.co.id - http://forum.mikrotik.com